
Wanita, makhluk yang sangat indah. Indah saat kita selalu memperoleh kasih sayang darinya, merawat kita kaum pria yang dengan malu-malu bahkan tanpa sadar sering bermanja pada wanita. Sering mengingatkan kita untuk segera keramas saat rambut mulai kumal, tanpa jijik mengorek kuping kita yang tersumpal kotoran, memasak makanan yang kita mau, dan masih banyak kasih sayang yang sebenarnya sepele bagi kita. Tapi kadang hal sepele yang membuat seseorang menjadi spesial, menjadi berarti dan kadang sulit mencari pengganti yang bisa melakukan perkara yang mudah bagi kita. Indah saat wanita mampu menjadi bagian dari diri kita, memahami, mengerti kekurangan dan kelebihan kita, dan mampu mengisi kelemahan kita. Seperti ibu ku, yang masih setia pada bapak ku walau setiap minggu hanya mampu memberi uang belanja yang selalu habis pada hari senin yang kebanyakan digunakan untuk bayar hutang, rela mencari penghasilan tambahan dengan berjualan, tak pernah mengeluh walau kadang harus hutang sana sini.

Wanita juga membingungkan, di suatu saat mereka bisa dengan manis bersilat lidah, melambungkan hati setiap pria, dan pada saat yang lain mereka bisa menjatuhkan kita, meremukkan hati dan perasaan, ataukah mereka mampu membohongi perasaaan mereka sendiri?? Sepertiku, setiap saat setiap menit selalu berkomunikasi, tanpa sehari pun absen berkomunikasi, walau hanya sms hinggga larut malam, setiap bertemu selalu manja yang ada, tetapi saat rasa hati mulai terucap penolakan yang di dapat. Apakah wanita makhluk yang tak berperasaan ataukah pembohong besar yang mampu menipu hatinya sendiri?
Sebagian otak ku tak mampu mencerna rumitnya wanita dengan hatinya. Seringkali cinta begitu mudah bagiku hadir dihati, tapi begitu mudah pula untuk pergi. Dan hanya cinta sejati lah yang mampu bertahan hingga ajal datang, hingga dua insan dipisah oleh sang maut yang tak kenal waktu untuk menjalankan tugasnya. Tapi apakah cinta sejati?? Tak ada yang tahu, kadang kala orang bilang telah menemukan cinta sejatinya. Tapi disaat lain, disaat ia mulai terbiasa dengan pasangannya, laki-laki dengan mudah menjalin asmara dengan yang lain. Karena menurutku saat cinta sejati datang saat itu pula lah hati bersatu tanpa pernah mampu mendua.